Berita

Analis Politik Kedai Kopi, Hendri Satrio/RMOL

Politik

Pengamat: Sri Mulyani Lebih Pro Pasar, Rizal Ramli Sosok Pengganti Yang Layak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 | 14:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sri Mulyani dinilai tidak akan lagi menjabat Menteri Keungan (Menkeu) pada periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, Sri Mulyani dinilai gagal meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada periode pertama kepemimpinan Jokowi.

"Kalau menurut saya akan ada revolusi di Kementerian Keuangan. Karena satu, tantangan ekonomi ke depan akan ada lagi," kata Analis politik, Hendri Satrio kepada wartawan seusai mengisi diskusi publik MNC Trijaya, di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10).

Menurut Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, paket kebijakan yang dikeluarkan Menkeu Sri Mulyani lebih berorientasi pada kepentingan pasar, bukan kepentingan negara. Karena itu, presiden Jokowi diperiode keduanya diminta menggenjot kepentingan negara.


"Saat ini menurut saya Pak Jokowi harus mengedepankan negara daripada pasar. Memang seorang Sri Mulyani diterima pasar," ujar Hensat.

Adapun, sosok yang digadang-gadang dan layak mengisi pos Menkeu itu ialah ekonom senior Rizal Ramli. Namun, sosok RR sapaan Rizal Ramli itu mesti didorong oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Sosok Rizal Ramli layak. Cuma kan menurut saya Rizal Ramli kalau mau masuk harus didorong oleh Prabowo. Karena kan jelas kemarin ada di kubu Prabowo, begitu," kata Hensat.

"Makanya kalau saya gini saja. Saya dorong Prabowo untuk bisa memasukkan nama Rizal Ramli ke dalam tim yang didorong namanya," imbuhnya menegaskan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya