Berita

Iluni UI/Net

Politik

Usulan Menteri Iluni UI Justru Menghina Nama Besar Alumni

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 20:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Surat rekomendasi nama-nama menteri usulan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) menuai kecaman dari sesama alumni jaket kuning.

Dalam surat yang beredar di media sosial, Iluni UI mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo para 30 September lalu. Dalam surat tersebut Iluni UI mengusulkan 14 nama menteri yang berasal dari alumni UI.

Di antaranya mengusulkan nama Sri Mulyani untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan lagi. Selain itu, ada juga usulan nama baru seperti Dito Ariotedjo sebagai Menpora.


Alumni FTUI angkatan ’99, Matnoer menilai surat usulan tersebut justru menghinakan nama besar alumni UI. Sebab ada prinsip yang harus dipegang para alumni, yaitu veritas atau kejujuran, probitas atau kebenaran, dan justitia atau keadilan.

“Bukan berdasarkan kekuasaan, nepotisme dan cinta jabatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (17/10).

Surat rekomendasi yang beredar itu, menurutnya, telah melanggar prinsip Iluni UI yang seharusnya tidak impartial. Sebab, alumni UI seharusnya menggunakan politik negara sebagai yang utama. Bukan, melihat politik dari lulusan mana, tapi harus dilihat dari kompetensi dan integritas.

“Iluni UI harusnya berdiri atas tiga prinsip tersebut yang menjadi partner intelektual yang seimbang. Bukan jadi timses calon-calon tertentu. Nama-nama tersebut juga tidak melalui mekanisme penjaringan yang memadai,” tegasnya.

“Iluni UI harus mengusulkan orang-orang sesuai dengan kompetensinya, meski mereka tidak pernah berkuliah di UI atau kampus lainnya,” tutup Matnoer.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya