Berita

Kadep Sospol BEM UNJ, Erfan Kurniawan/RMOL

Politik

BEM UNJ Kecewa Anggotanya Ditahan Di Kampus Saat Aksi

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 17:30 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Tidak banyak mahasiswa yang turun aksi di area Patung Arjuna Wiwaha atau yang dikenal Patung Kuda, Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (17/10).

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Jumlahnya hanya ratusan. Itupun berasal dari berbagai kampus di Jabodetabek dan Banten.

Ternyata, banyak mahasiswa yang tertahan di kampus. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua Departemen Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (Kadep Sospol BEM UNJ) Erfan Kurniawan.


Erfan mengklaim rencana mahasiswa yang datang sebanyak seribu orang. Namun mereka banyak yang tertahan di kampus dan tidak bisa ikut aksi.

“Kami kecewa dengan pihak kepolisian. Karena pihak kepolisian banyak menahan massa kami di kampus masing-masing," ujarnya.

Erfan juga menyebut di UNJ ada aparat keamanan yang berkeliaran. Mereka masuk ke rektorat untuk menahan massa mahasiswa agar tidak melakukan demonstrasi.

"Bahkan pagi ini rektorat masuk ke sekretariat mahasiswa untuk menahan mahasiswa agar tidak aksi," jelas orator pertama dalam aksi hari ini.

Aksi mahasiswa digelar untuk mendesak Presiden Joko Widodo menerbitkan perppu atas revisi UU KPK yang telah disahkan pada September lalu dan mulai berlaku per hari ini.

Sementara itu, polisi telah mengeluarkan diskresi untuk tidak mengizinkan demonstrasi berlangsung hingga pelantikan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya