Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi Dunia Kembali Turun, Sri Mulyani Masih Pede

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 14:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia yang dikeluarkan oleh International Monetary Fund (IMF) menjadi peringatan bagi ekonomi dalam negeri.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, penurunan dari 3,2 persen menjadi 3 persen patut diwaspadai di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang belum baik.

"Kita harus waspada di sisi kondisi eksternal kita. Ekspor kita menghadapi tekanan dan pasti memengaruhi growth kita," kata Sri Mulyani di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).


Saat ini, proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam negeri masih di angka 5 persen. Guna menjaga angka tersebut, pemerintah akan memfokuskan kebijakan-kebijakan ekonomi dalam hal permintaan domestik.

Ia pun yakni jika hal itu terjaga dengan baik, maka penurunan proyeksi ekonomi yang dialami beberapa negara tak terjadi di Tanah Air.

"Selama domestik demand masih cukup itu bisa menetralisir," paparnya.

Di sisi lain, sosok yang pernah dianugerahi menteri keuangan terbaik dunia ini berpandangan angka yang dimiliki Indonesia sejauh ini tetap stabil dibanding beberapa negara lain.

"Di berbagai belahan negara penurunnya sangat tajam dari forecast-nya. Kalau kita lihat India sangat tajam dari 7,3% jadi 6,1%, China juga penurunnya cukup tajam di kisaran 6,1% dan tahun depan bahkan di bawah 6%," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya