Berita

Calon ibukota baru alami kerusuhan/Net

Politik

Penajam Paser Utara Rusuh, Fraksi PPP: Cerminan Pindah Ibukota Perlu Dikaji Lebih Dalam

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 13:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kejadian kerusuhan massa yang terjadi di calon ibukota baru Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tidak boleh dipandang remeh.

Sekretaris Fraksi PPP, Ahmad Baidhowi mengingatkan kerusuhan tersebut adanya potensi ditunggangi pihak tidak bertanggung jawab.

"Karena bisa jadi ini polanya meniru kejadian di tempat lain yang ditunggangi provokator tak bertanggung jawab," ujar Baidhowi dalam pesan singkat yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/10).


Legislator asal Madura ini juga mengingatkan perlunya dilakukan kajian lebih dalam terkait rencana pemindahan ibukota. Di mana salah satu lokasinya ada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Rencana pemindahan ibukota wajib dikaji secara mendalam dari segala aspek. Baik itu infrastruktur, keamanan, pertahanan, maupun aspek sosial dan tidak dilakukan secara tergesa-gesa," jelasnya.

Pasalnya, kata Baidhowi, jika sudah resmi diumumkan pindah, maka akan ada migrasi masyarakat ke ibukota baru yang tentu akan meningkatkan potensi masalah sosial.

"Jika nantinya sudah ditetapkan sebagai ibukota maka akan banyak warga yang datang ke daerah tersebut. Jika tidak ada antisipasi, dikhawatirkan terjadi persoalan sosial baru," tukasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya