Berita

Jokowi di acara Muhammadiyah 2018/Net

Politik

Jokowi Diminta Pertimbangkan Kader Muhammadiyah Jadi Menteri, Ini Nama-namanya

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 10:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pesiden Joko Widodo diminta agar mempertimbangkan dan memilih kader Muhammadiyah untuk menjadi menteri. Hal tersebut bertujuan untuk merangkul kelompok masyarakat selain partai politik.

"Kader Muhammadiyah banyak yang bisa bantu Pak Jokowi di pemerintahan mendatang," kata Koordinator Nasional Relawan Merah Hati Indonesia, Hendri Kurniawan dalam keterangan tertulis, Kamis (17/10).

Hendri kemudian menyebut nama-nama kader Muhammadiyah yang potensial untuk menjadi menteri pada pemerintah Jokowi-Maruf. Seperti, Muhadjir Effendy, Abdul Muti, Abdul Munir Mulkhan, Arminsyah, Ahmad Rofiq, Achmad Hafisz Tohir, Budiman Sudjatmiko, dan Ruhaeni.


Menurut Hendri, nama-nama kader Muhammadiyah tersebut dinilai memiliki kinerja yang profesional dan berintegritas. Selain itu, kader Muhammadiyah mempunyai kapasitas dan pengalaman yang banyak di pemerintah.

"Kader Muhammadiyah selalu mengisi pemerintahan sebelumnya, jangan sampai Pak Jokowi mengabaikan kader Muhammadiyah," ujar Hendri.

Selama ini Jokowi sudah memilih kader Muhammadiyah seperti Muhadjir Effendy yang mengisi jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kali ini, Jokowi mesti kembali merangkul kader Muhammadiyah untuk kepentingan bangsa dan negara.

Terlebih, organisasi masyarakat yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu punya andil besar dalam kemerdekaan Indonesia.

"Muhammadiyah punya peran penting di Indonesia, baik ekonomi maupun kesejahteraan sehingga kader-kader Muhammadiyah akan mengapresiasi pak Jokowi," demikian Hendri Kurniawan.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya