Berita

Rully Said/RMOL

Politik

Jokowi Diminta Beri Jatah Menteri Untuk Tokoh-Tokoh Dari Indonesia Timur

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 06:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo diminta untuk memilih menteri yang berasal dari wilayah Indonesia timur.

Tokoh masyarakat dari wilayah Sulawesi Tengah Rully Said menyampaikan, Presiden Jokowi harus dapat mempertimbangkan sejumlah nama yang direkomendasikan Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) untuk menjadi menteri dalam kabinet Indonesia Kerja jilid II Joko Widodo.
Rully mengatakan selama 17 tahun PIT telah mendeklarasikan semangat pembagian tokoh-tokoh yang dianggap mempunyai kapasitas untuk bisa bersinergi dengan tokoh kawasan barat di dalam pemerintahan.

“Salah satu yang sangat brilian adalah pasangan calon presiden dan wapres mewakili kawasan barat dan timru dan itu sudah terjadi Pak SBY dan JK,” ungkap Rully di acara pernyataan sikap rekomendasi calon menteri Jokowi dari wilayah Timur, Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).

“Salah satu yang sangat brilian adalah pasangan calon presiden dan wapres mewakili kawasan barat dan timru dan itu sudah terjadi Pak SBY dan JK,” ungkap Rully di acara pernyataan sikap rekomendasi calon menteri Jokowi dari wilayah Timur, Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).

Setelah JK menjadi wapres merepresentasikan wilayah Indonesia Timur, PIT berharap dan memberikan saran kepada Jokowi agar dapat memberikan kesemptan kepada tokoh Indonesia Timur untuk menjadi menteri.

“Alhamdulilalh kita tetap mengawal di kabinet jokowi maruf ini setelah JK tak jadi wapres kami ingin memberikan saran kepada jokowi untuk bisa tokoh kawasan Indonesia timur yang kita golkan ini,” jelasnya.

Menurutnya, adanya tokoh Indonesia Timur yang menjadi menteri akan memudahkan pemerintah dalam berkomunikasi kepada masyarakat daerah di wilayah timur untuk menghindari konflik antar suku.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya