Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Keputusan Gerindra Ke Koalisi Ada Di Tangan Jokowi

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 23:02 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Partai Gerindra menyerahkan posisinya ke Presiden Joko Widodo terkait dengan tetap di oposisi atau harus bergser di koalisi dalam pemerintahan.

"Kini semua keputusan ada di tangan Jokowi. Sebab, Jokowi-lah yang akan memimpin Indonesia lima tahun ke depan," ujar jurubicara ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak usai rapimnas di Hambakang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10).

Dahnil menambahkan, bergesernya Gerindra ke koalisi tergantung Jokowi akan memanggil Gerindra ke koalisi atau tidak


"Yang memimpin kan beliau (Jokowi). Jadi sangat tergantung Pak Jokowi," tegasnya.

Lebih lanjut, Dahnil mengatakan, Gerindra saat ini sudah menyampaikan konsepsi ke Jokowi.

"Sudah kami sampaikan konsepsinya. Itu yang paling penting. Apakah Pak Jokowi membutuhkan akan menjalankan keputusan itu dengan di-blended yang selama ini jadi visi-misi beliau," paparnya.

Saat ini, lanjut Dahnil, Prabowo hanya menunggu panggilan dari Jokowi untuk bergabung ke koalisi.

"Kalau bahasa Pak Prabowo itu adalah, bila negara memanggil, tidak ada alasan. Jadi untuk kepentingan bangsa dan negara," tutupnya.


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya