Berita

Walikota Medan digelandang aparat ke gedung KPK/RMOL

Hukum

Dua Petugas KPK Nyaris Dicelakai Saat OTT Medan

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 14:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada cerita lain di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam OTT yang terjadi Selasa malam (15/10) di rumah Kepala Dinas PU, dua orang petugas lembaga antirasuah nyaris celaka.

Kejadian bermula saat tim KPK mendatangi kediaman Kepala Dinas PU sekitar pukul 21.25 WIB. Kala itu terpantau sebuah mobil Avanza silver yang diduga dikendarai oleh Staf protokol Walikota, AND. Merasa diikuti, AND terus melajukan mobilnya dengan kencang di salah satu ruas jalan di Kota Medan.

"Sampai akhirnya dalam posisi yang sudah diapit oleh tim, mobil berhenti, namun AND tidak turun," jelas Jurubicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (16/10).


Tim kemudian menghampiri mobil tersebut dan menunjukkan identitas KPK.

"Akan tetapi, pengemudi (AND) justru memundurkan mobil dan memacu kecepatan hingga hampir menabrak tim KPK. Dua orang tim selamat karena langsung meloncat untuk menghindari kecelakaan," tegasnya.

Hingga saat ini Tim KPK masih terus melakukan pencarian keberadaan AND lantaran diduga menerima uang sebesar Rp 50 juta dari Kepala Dinas yang akan diperuntukkan pada Walikota.

"Kepada saudara AND agar segera menyerahkan diri dan tidak berupaya menghindar dari petugas," pungkasnya.

Dalam OTT kali ini, KPK mengamankan tujuh orang, di antaranya Walikota Medan, Dzulmi Eldin; Kadis PU; Protokoler; dan ajudan Walikota, termasuk dari pihak swasta.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya