Berita

Wakil Satgas Nusantara Polri Brigjen Fadil Imran (berdiri di mimbar)/Ist

Politik

Indonesia Emas Tercapai Dengan Pertumbuhan Keamanan Dan Ekonomi Yang Membaik

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 22:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi untuk menciptakan pembangunan bangsa. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam dan jumlah penduduk yang mancapai ratusan juta, menjadi potensi bangsa ini menjadi negara terbesar keempat di dunia.

Demikian disampaikan Wakil Satgas Nusantara Polri Brigjen Fadil Imran dalam diskusi publik bertajuk "Pemuda untuk Pembangunan Bangsa: Tantangan Sumber Daya Dan Kepemimpinan Pemuda" di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/10).

Diskusi yang digelar Gerakan BEM Jakarta itu juga menghadirkan narasumber aktivis demokrasi Maruarar Sirait, anggota DPR Ahmad Doli Kurnia, pengamat politik Adi Prayitno dan Sekjen Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Riyan Hidayat.


Fadil mengatakan, untuk mencapai Indonesia emas pada 2045, selain pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan keamanan nasional juga menjadi tolak ukur akan masa depan sebuah bangsa.

"Dalam teori, pertumbuhan keamanan menjadi tolak ukur, karena ada kejahatan narkoba, terorisme, kejahatan perbankan. Ini menurut saya juta menjadi tantangan kepemimpinan," ujar Fadil.

Menurutnya, kepemimpinan pemuda tidak lepas dari generasi milenial. Generasi ini menjadi generasi penerus dan aset bangsa untuk menciptakan demokrasi dan peradaban bangsa yang maju. Kendati demikian, semua elemen bangsa harus berkolaborasi sehingga Indonesia emas pada 2045 semakin terbuka lebar.

"Ruang menuju era emas tahuh 2045 itu sangat terbuka. Orang akan takut sama Indonsaia karena demokrasinya maju dan peradabannya maju. Mari kita berkolaborasi sesama elemen bangsa," katanya.

Fadil juga berpesan kepada generasi milenial agar menjaga dan menjunjung etika dalam menyampaikan aspirasi. Menjaga etika ini sangat penting sekalipun generasi milenial ini ganderung akan perubahan, transparan dan percaya diri.

"Karena ada persoalan dalam konteks generasi milenialin. Persoalan kritis dan terbuka tanpa didasari norma-norma, itu bahaya," katanya.

Sementara itu, Maruarar Sirait berbicara kepemimpinan miritokrasi. Dia mengajak generasi muda memiliki pilihan terhadap sosok pemimpin miritokrasi. Ciri-ciri pemimpin miritokrasi sendiri diantaranya adalah berintegritas, bijak, dan idealis.

"Pilihalah pemimpin yang miritokrasi. Jangan terjebak pada calon pemimpin yang melihat situasi. jangan pilih yang feodal. Calon bukan dari keluarga darah biru agar masa depan menjadi harapan bersama. itu harus ditanamkan di Indonesia. Tidak mudah menjaga idealisme di tengah kebutuhan ekonomi keluarga. Bagaimana menjaga idealisme tapi kebutuhan ekonomi juga harus dijaga," ucap Maruarar.

Adapun Ahmad Doli Kurnia berbicara persoalan era distrupsi yang menjadi dampak negatif kepada generasi muda. Menurut Doli, era distrupsi ini harus dicermati secara seksama karena perubahan era ini memberikan dampak negatif kepada tata kehidupan mendasar berbangsa dan bernegara.

"Harus kita cermati era distrupsi itu kerena bukan hanya hal-hal teknis, tapi juga bisa mengganti hal-hal mendasar seperti kebudayaan dan ideologi. Ideologi Pancasila berganti pada ideologi liberal," katanya, sambil menambahkan bahaya akan maraknya paham radikalisme.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Cinema XXI Bukukan Pendapatan Rp5,86 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 06 Maret 2026 | 12:13

Trump Ketahuan Bohong 30 Ribu Kali Selama Empat Tahun Berkuasa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Fandi Ramadan Divonis 5 Tahun, Komisi III DPR Akan Panggil Penyidik dan Jaksa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Youth Choice Award 2026: Sinyal Pergeseran Fokus Asuransi ke Generasi Muda

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun ke Rp3,02 Jutaan Hari Ini

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:46

Vonis 5 Tahun untuk ABK Fandi Disambut Lega Komisi III DPR

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:33

Komisaris TASPEN Pastikan Penyerahan THR Pensiunan Berjalan Baik

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:31

Pemprov DKI Buka Posko THR Jelang Idulfitri

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:30

Prabowo Tegaskan BoP Masih Jadi Ikhtiar Indonesia Dorong Perdamaian Palestina

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:23

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Jabodetabek

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:21

Selengkapnya