Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Berikan Teladan, Prabowo Semakin Meneguhkan Diri Sebagai Negarawan

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 13:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan mantan rivalnya Presiden Joko Widodo, semakin meneguhkan dirinya sebagai negarawan.

Demikian diutarakan oleh Sekjen Literatur Institut, Asran Siara menanggapi pertemuan kedua Prabowo-Jokowi pada 11 Oktober kemarin, seperti dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (14/10).

Selain dengan Jokowi, mantan Danjen Kopassus itu juga telah bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.


Menurut Asran, sebagai tokoh bangsa, sosok Prabowo telah berhasil membuktikan mengutamakan kepentingan bangsa dibanding perasaan pribadi dan kelompok.

"Pak Prabowo telah memberikan teladan bagi kita semua bahwa seorang tokoh politik harus bersikap sebagai negarawan. Mengedepankan kepentingan bangsa dibanding kepentingan golongan," tutur alumnus Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta ini.

Lebih jauh, kata Asran, pentingnya tokoh politik dalam mengedepankan moralitas yang tinggi membangun suasana kebangsaan yang jauh lebih maju.

Kendati demikian, lanjut Asran, tidak bisa ditepis bahwa langkah Prabowo mengundang pro dan kontra di grassroot tersimpatisannya.

"Sudah hal yang lazim dalam sebuah sikap politik yang dianggap kurang populer yakni ada pro dan kontra. Akan tetapi, jauh lebih penting adalah mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dibanding kepentingan golongan," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya