Berita

Wiranto/Net

Politik

Demi Keselamatan, Mahasiswa Minta Jokowi Istirahatkan Wiranto

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 22:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Serangkaian teror telah menghampiri Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (purn) Wiranto.

Teror pertama datang pada bulan Mei lalu. Dalam teror ini, Wiranto mendapat ancaman pembunuhan. Sementara teror selanjutnya adalah percobaan pembunuhan di Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu.

Atas alasan itu, sekompok mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Border Rakyat (Borak) mengaku prihatin. Mereka mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengistirahatkan Wiranto. Artinya, mantan panglima ABRI itu dibebastugaskan dari tugas berat yang diemban selama ini.


Permintaan itu perwakilan Borak, Azhar saat jumpa pers di YLBHI, Jakarta Pusat, Minggu (13/10).

“Demi menjaga kondisi dan keselamatan Wiranto, maka Borak mendesak Presiden Jokowi untuk mengistirahatkan dan membebastugaskan Wiranto," tegasnya.

Selain prihatin dengan kondisi Wiranto, Borak juga menilai mantan ketua umum Hanura itu telah gagal dalam menjalankan tugas negara. Ini mengingat banyak kerusuhan yang pecah di sejumlah titik di tanah air.  

“Bahkan ada kawan kami yang tertembak, itu bukti kegagalan Wiranto," pungkasnya.

Borak sendiri terdiri dari berbagai kampus. Di antaranya Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Budi Luhur, Universitas Moestopo, Institut Sains dan Teknologi Nasional, Indonesia Banking School, Kalbis Institute, Aliansi Tanpa Nama Kampus, dan Aliansi Mahasiswa Indonesia Menggugat.

Selanjutnya, Front Aksi Mahasiswa Semanggi, Front Aksi Mahasiswa Universitas Indonesia, Front Aksi Mahasiswa Universitas Pasundan, Front Aksi Mahasiswa Universitas Mpu Tantular, dan Konsolidasi Mahasiswa Universitas Padjajaran. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya