Berita

Ilustrasi korupsi/Net

Hukum

Nekat Tilep Dana Desa, Kapekon Sukapadang Mendekam Di Balik Jeruji Besi

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 05:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepala Pekon (Kapekon) Sukapadang, Kecamatan Cukuhbalak, Kabupaten Tanggamus, ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyimpangan dana desa 2018. Amir Hamzah, kapekon itu kini menjalani penahanan di Mapolres Tanggamus.

Menurut Wakil Kepala Polres Tanggamus, Kompol MN Yuliansyah, dalam dugaan penyelewengan penggunaaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tersebut, ada pekerjaan pembangunan yang tidak terealisasi.

Dirilis Kantor Berita RMOLLampung, APBDes tersebut mencapai Rp 742,335 juta. Selama ini oknum Kapekon sudah diberikan kesempatan memperbaiki kesalahannya dengan pekerjaan susulan. Namun tidak dilakukan.


Yuliansyah yang didampingi Kasatreskrim AKP Edi Qorinas menuturkan, pekerjaan lain adalah jalan rabat beton tiga ruas masing-masing dengan panjang sekitar 500 meter. Juga ada bangunan Polindes dan pekerjaan lainnya.

Berdasar audit BPKB Perwakilan Lampung, terdapat kerugian negara yang mencapai Rp 508.428.473. Akibatnya sang Kapekon pun kini meringkuk di tahanan Polres Tanggamus.

Yuliansyah menambahkan, dari hasil pemeriksaan, dana desa itu digunakan oleh Amir Hamzah untuk keperluan pribadi dengan modus memberikan dokumen fiktif.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya