Berita

Istana Negara Jakarta/Net

Politik

Pengamat: Demokrat Bisa Dapat Satu, Gerindra Kemungkinan Tiga

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 10 Oktober dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada 11 Oktober, adalah sinyal kuat dua partai itu akan gabung dengan pemerintahan kedua Jokowi.

Lalu berapa jatah menteri untuk Demokrat dan Gerindra?

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin mengatakan, melihat perolehan suara Pemilu 2019, Demokrat akan dapat satu kursi dan Demokrat kemungkinan tiga kursi.


"Demokrat menurut saya satu, paling banyak dua. Kenapa? Karena perolehan Demokrat pada pemilu lalu tidak terlalu tinggi," ujar Ujang kepada Kantor Berita Politik, Sabtu (12/10).

Sementara Gerindra, lanjut Ujang, setelah tidak mendapatkan posisi Ketua MPR, berpeluang besar mendapatkan tiga jatah menteri di Kabinet Kerja jilid II.

"Gerindra bisa tiga setelah tidak dapat Ketua MPR. Apalagi, perolehan suara Gerindra juga membanggakan. Nomor dua setelah PDIP dan nomor tiga di DPR,"

Soal nama-nama calon menteri dari Demokrat dan Gerindra, Ujang belum bisa menerka-nerka. Yang pasti kata dia, tidak akan jauh-jauh dari sekeliling SBY dan Prabowo.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya