Berita

Prabowo dan Jokowi/Net

Politik

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit, Ini Kata Andi Arief

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 07:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo mengundang Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 10 Oktober dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada 11 Oktober.

Dua pertemuan berbeda itu sama-sama berlangsung di Istana Negara Jakarta. Diyakini, pertemuan tersebut membicarakan finalisasi Gerindra dan Demokrat gabung ke pemerintah kedua Jokowi.

Demokrat sudah sejak lama menyatakan dukungan kepada Jokowi. Sementara Gerindra baru akan mengambil keputusan pada 17 Oktober mendatang atau tiga hari sebelum pelantikan Jokowi-Maruf.


Yang menarik dari pertemuan Jokowi dan Prabowo kemarin, kemungkinan Gerindra gabung koalisi pemerintah bisa terjadi asal demi kepentingan bangsa.

"Kalau kami diperlukan, kami siap," ujar Prabowo usai pertemuan.

Bahkan jika benar-benar bergabung dengan pemerintah, salah satu fokus Prabowo dan Gerindra adalah soal pertumbuhan ekonomi.

"Kami siap beri gagasan optimis, kami yakin bisa bantu ekonomi double digit," tegas Prabowo yang berdiri di samping Jokowi.

Sama seperti dukungan Demokrat, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief berharap pertumbuhan ekonomi double digit yang ditawarkan Prabowo bisa tercapai.

"Partai Demokrat mendukung jalan unity government dalam konsep pembentukan kabinet Pak Jokowi, Partai Gerindra siap berkontribusi pada Pak Jokowi dengan menggaransi pertumbuhan ekonomi dua digit. Semoga hal baik dan tidak muluk-muluk bisa dicapai," kata Andi Arief lewat akun Facebook sesaat lalu, Sabtu (12/10).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya