Berita

Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution/Net

Presisi

Lewat Aplikasi Alwa, Warga Kulonprogo Bisa Panggil Polisi Dalam 15 Menit

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 12:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Inovasi Polres Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memberikan pelayanan masyarakat melalui aplikasi Alwa (Alarm Warga) sangat memudahkan masyarakat yang membutuhkan pertolongan terutama dalam kondisi darurat.

Aplikasi yang dapat diunduh di Playstore dan App Store ini memiliki lima menu yang cukup simpel yang terdiri dari menu lapor, menu panic button, menu call center, menu info dan menu silent alarm.

"Kami ingin memotong jalur birokrasi apabila masyarakat mau menghubungi polisi," kata Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution saat ditemui di Mapolres Kulonprogo, Jalan Wates-Jogja KM 02, Kulonprogo, Yogyakarta, Rabu (9/10).


Dia menjelaskan, aplikasi dengan menu sederhana ini sangat memudahkan warga yang menginginkan kehadiran polisi dalam 24 jam.

"Aplikasi ini ringan, ketika dipencet dua kali maka alarm Command Center yang ada di Polres Kulon Progo akan menyala. Ketika itu, anggota langsung merespons dengan mendatangi lokasi, dalam waktu 15 menit," jelas dia.

Aplikasi yang diluncurkan pada 29 Agustus 2019 lalu saat ini sudah 2.000 masyarakat yang mengunduhnya.

Bagi warga Kulonprogo yang ingin menggunakan aplikasi Alwa ini harus melalui verifikasi terlebih dahulu. Warga diminta untuk verifikasi dengan foto selfia dan KTP.

"Ini dilakukan agar tidak ada penipuan dan juga orang-orang yang iseng, dan menjaga moral anggota saya dari informasi palsu melalui Alwa," ujarnya.

Aplikasi ini juga sudah terkoneksi dengan GPS. Anggara mencontohkan jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat dalam kondisi darurat, lokasi masyarakat sudah langsung terdeksi oleh Command Center.

"Jadi itu sudah terkoneksi berbasis GPS pelapor tanpa harus share lokasinya. Petugas akan langsung datang ke titik laporan," tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya