Berita

Munarman/RMOL

Hukum

Tiba Di Polda, Sekretaris FPI Munarman Hindari Wartawan

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 11:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman tiba di Gedung Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10), sekitar pukul 11.20 WIB.

Munarman datang untuk memenuhi agenda pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan pengeroyokan terhadap buzzer Presiden Jokowi bernama Ninoy Karundeng.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, setiba di Gedung Resmob, Munarman langsung masuk gedung tanpa melayani pertanyaan wartawan yang telah menunggu di depan gedung.


Munarman yang mengenakan baju kemeja biru terlihat didampingi oleh dua orang kuasa hukumnya. Munarman bersama kuasa hukumnya langsung memasuki ruang penyidik untuk dilakukan pemeriksaan.

Kuasa hukum Munarman, Syamsul Bahri mengatakan, kehadiran kliennya hanya untuk memberikan klarifikasi kepada penyidik Resmob Polda Metro Jaya.

"Prinsipnya kita ke sini hanya memberikan klarifikasi ada panggilan menyebutkan bahwa tersangka berkomunikasi dengan Pak Haji Munarman," ujar Syamsul siangkat kepada wartawan.

Munarman disebut-sebut turut terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap buzzer Jokowi Ninoy Karundeng. Munarman diduga berperan memerintahkan kepada pengurus Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat untuk menghapus rekaman CCTV di masjid tersebut.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya