Berita

Nabil Haroen, KH. Said Aqil Siroj dan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Kunjungan Ke Pesantren Ketum PBNU, Gus Nabil Bercerita Senang Bisa Gabung PDIP

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 09:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengasuh Pondok Pesantren Al Tsaqafah yang juga Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj menerima kunjungan DPP PDI Perjungan, di Pesantren Luhur Al Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (9/10).

Hadir dalam kunjungan tersebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, anggota DPR RI Fraksi PDIP M. Nabil Haroen dan sejumlah pengurus lainnya yang diterima langsung Kiai Said.

Acara diwali dengan tawasulan dan doa untuk para Masyaikh Nahdlatul Ulama serta untuk sang Proklamator Soekarno. Tawasul, tahlil dan doa dipimpin Gus Nabil sapaan akrab Moh. Nabil Haroen.


Di sela-sela acara Gus Nabil becerita pengalamannya selama bergabung menjadi kader PDIP. Dia bersyukur berkat doa dari para kiai khususnya Kiai Said, dia bisa menjadi kader PDIP dan berbakti pada bangsa dan rakyat.

Nabil melanjutkan, waktu pemilihan ketua DPR dan MPR, dia merasakan sekali bahwa PDIP adalah partai paling tertib. Sebelum melakukan rapat, anggota fraksi dikumpulkan dulu dan dihitung seperti militer.  

"Coba kalau dilihat PDI Perjungan adalah fraksi yang jumlahnya paling banyak, bukan hanya anggotanya paling banyak tapi proporsinya paling banyak dalam mengikuti rapat-rapat," ungkap Gus Nabil dalam keterangnnya, Sabtu (9/10).

"Kalau ini melakukannya secara tertib dan mengikuti aturan-aturan yang ada kemudian mengikuti arahan-arahan dari pimpinan partai dan dari para kiai, insyaAllah selamat dunia akhirat," tambahnya.

Masih, kata Gus Nabil, dia betul-betul merasakan dan yakin bahwa PDIP adalah ummatan wasathan, umat yang moderat. Moderat itu artinya adalah nasionalis religius atau Soerkanois Nahdliyin.

"Tidak boleh lagi ada yang menyebut PDI Perjunagan anti Islam, ada Nabil Haroen Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa NU di sini," tegasnya.

Mengenai UU Pesantren yang baru disahkan, Gus Nabil memaparkan bahwa UU itu menjamin originalitas dan kekhasan pesantren itu sendiri.

"Sebagi contoh, saya adalah alumni Pesantren Lirboyo dan sampai sekarang Pesantren Lirboyo masih tetap khas seperti aslinya yaitu tetap dengan metodenya salafiyah, tapi alhamdulilla Pesantren Lirboyo juga sudah diakui sudah muadabah. Nah, UU Pesantren ini untuk memperkuat itu, supaya tidak hanya Pesantren Lirboyo yang diakui tapi seluruh pondok pesantren diakui oleh negara," paparnya.

Menjawab pertanyaan santri putri terkait prkembangan politik pada saat ini, Gus Nabil memberikan harapan dan motivasi besar buat santri putri, bahwa perempuan bisa ambil bagian dalam membangun bangsa dan negara.

"Ini sebagai pelajaran berharga bahwa PDI Perjuangan-lah yang kemudian bisa mendobrak sehingga ada Persiden wanita pertama, juga PDI Perjuangan-lah yang bikin pecah telur di Senayan, Ketua DPR perempuan pertama namanya Mbak Puan Maharani. Jadi janagan khawatir, santri-santri putri insyaAllah ke depan boleh jadi Presiden boleh jadi Ketua DPR," tutupnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya