Berita

DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Paradoks Indonesia, Ini Kata Rizal Ramli

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 23:36 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Menjelang tengah malam ini (Selasa, 8/10), ekonom senior DR Rizal Ramli menyampaikan keprihatinannya pada arah perjalanan bangsa akhir-akhir ini.

Lewat pesan yang dipancarluaskan ke berbagai jejaring media sosial, mantan Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan di era Abdurrahman Wahid itu mengatakan, Indonesia tengah berada situasi paradoks.

Paradoks yang disebut Rizal Ramli itu antara lain adalah, kompleksitas persoalan dari dalam dan luar negeri yang tidak diiringi dengan kepemimpinan di berbagai lapisan yang tidak berintegritas, berkualitas, dan memiliki kompetensi.


Namun, sambung Rizal Ramli, walaupun sulit untuk mengharapkan keadilan dan kemajuan, tuntutan rakyat justru akan semakin besar.

“Banyak dari kita memperjuangkan demokrasi dengan segala resikonya, dengan pengorbanan, dengan harapan akan membawa keadilan dan kemakmuran. Tetapi ternyata demokrasi telah dibajak oleh oligarchy dan politik uang,” kata mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu lagi.

“Semakin tidak adil, semakin nepotis dan semakin koruptif. Waktunya kita mengingat kembali tujuan kemerdekaan kita,” demikian Rizal Ramli.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya