Berita

Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin/Net

Politik

Bakal Diperiksa Pengeroyokan Buzzer Jokowi, Novel Bamukmin: Ini Aneh Bin Ajaib

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 15:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah saksi diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus pengeroyokan pendukung Joko Widodo, Ninoy Karundeng yang juga disebut sebagai buzzer Jokowi.

Setelah sebelumnya memeriksa Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustaz Bernard Abdul Jabbar, penyidik juga akan memeriksa Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin.

Novel bakal diperiksa Kamis (10/10), sekitar pukul 14.00 WIB.


Dikonfiirmasi jadwal tersebut, Novel membenarkan bakal diperiksa sebagai saksi. Ia pun heran dengan pemanggilan tersebut lantaran ia tak tahu menahu dugaan pengeroyokan yang dialami Ninoy yang terjadi di masjid daerah Pejompongan, Jakarta Pusat.

"Saya klarifikasi bahwa tidak ada penculikan mas. Saya pun tidak ada di lokasi, namun saya akan hadir untuk mengklarifikasi posisi saya sebagai saksi," ucap Novel Bamukmin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/10).

"Ini Aneh bin ajaib, bahkan info demo pun saya tidak tahu," sambungnya.

Nantinya, Novel yang juga seorang advokat ini akan didampingi beberapa pengacara dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) serta tim advokasi lain, seperti IKAM, TPUA, AAB, Korlabi, BHF, TPM, dan SL.

Ninoy sebelumnya tertangkap oleh sekelompok orang saat sedang mengambil gambar massa aksi demo yang terkena tembakan gas air mata pada Senin (30/9). Gerak-geriknya kemudian dicurigai sekelompok orang yang berujung pemeriksaan ponsel yang digunakan untuk merekam milik Ninoy.

Saat diperiksa massa, diketahui Ninoy merupakan buzzer Jokowi. Ia kemudian dibawa ke sebuah tempat yang diketahui di Masjid Al-Falah di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat. Di tempat tersebut, ia diduga dikeroyok sekelompok orang dan ditahan hingga keesokan harinya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya