Berita

Umar Kei (berbaju orange)/RMOL

Presisi

Nekat Suruh Orang Selundupkan Sabu Ke Rutan Polda Metro, Umar Kei Ditahan Di Sel Isolasi

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Kei dijebloskan ke sel isolasi usai polisi meringkus orang suruhannya, Muhammad Hasan untuk menyelundupkan narkotika jenis sabu ke Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya, AKBP Barnabas membenarkan Umar Kei di tahan di sel isolasi sejak tiga hari yang lalu.

"Yang jelas yang bersangkutan kita masukan sel isolasi. (Ditahan di sel isolasi) sejak tiga hari yang lalu," ucap AKBP Barnabas saat dikonfirmasi, Senin (7/10).


Namun, AKBP Barnabas mengaku tidak bisa membeberkan alasan Umar Kei dijebloskan ke sel isolasi. Barnabas pun hanya menyarankan agar mengkonfirmasi kepada penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Sel isolasi diketahui diperuntukkan bagi tahanan yang melanggar peraturan kepolisian selama ditahan. Para tahan yang ditahan di sel isolasi dilarang dijenguk dalam waktu tertentu.

Selain itu, Barnabas enggan berkomentar lebih terkait kasus penyelundupan sabu ke dalam Rutan Polda Metro Jaya oleh orang suruhan Umar Kei. Mengenai kasus itu sendiri, dia menyarankan agar mengkonfirmasi kasus tersebut ke Direktur Narkoba Polda Metro Jaya.

"Konfirmasi saja ke Dir Narkoba. Saya no comment," singkatnya.

Diketahui orang suruhan Umar Kei, Muhammad Hasan ditangkap polisi saat hendak menyelundupkan sabu ke dalam Rutan Polda Metro yang akan diserahkan kepada Umar Kei pada Sabtu (28/9).

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 20.95 gram yang disimpan di dalam kaleng biskuit. Bahkan, polisi pun juga mengamankan sabu yang ada di dalam rutan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya