Berita

Laode M Syarif/Net

Hukum

KPK Gelar OTT Di Lampung Utara, Bupati Dan Dua Kadis Ditangkap

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 23:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Utara pada Minggu (6/10) malam ini.

Dalam OTT ini, seorang bupati diamankan KPK. Selain itu ada juga dua orang kepala dinas dan seorang perantara yang turut dicokok.

"Total empat orang sejak sore hingga malam ini. Diduga ada penyerahan uang yang diperuntukkan pada kepala daerah setempat," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif kepada wartawan, Minggu (6/10).


KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang. Hanya saja, terkait jumlah uang tersebut masih dalam proses penghitungan.

"Barbuk (barang bukti) uang sedang dihitung jumlahnya," kata Laode.

Laode menambahkan, serangkaian penindakan yang dilakukan malam ini diduga terkait proyek di dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara.

KPK juga melakukan penyegelan di sejumlah lokasi untuk pengamanan awal.

"Tim telah menyegal sejumlah benda dan lokasi," kata Laode.

Sebagaimana hukum acara yang berlaku, maka KPK akan memproses lebih lanjut pihak-pihak yang diamankan, paling lama 1×24 jam untuk ditentukan status hukum dan perkaranya.

"Direncanakan pihak yang diperlukan akan dibawa besok ke Jakarta," demikian Laode.

Informasi lebih lanjut tentang penanganan perkara ini akan disampaikan melalui konferensi pers di KPK besok Senin.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya