Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Mungkinkah Jokowi Keluarkan Perppu KPK Di Tengah Penolakan Koalisinya?

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 21:18 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) KPK disebut sangat mendesak. Demikian disampaikan Koalisi Save KPK di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya telah memberi syarat dalam situasi seperti apa presiden dapat menerbitkan Perppu.

Salah satu syarat menerbitkan Perppu adalah keadaan mendesak untuk menyelesaikan masalah hukum secara cepat berdasarkan undang-undang.


Menurut peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan, Fajri Nursyamsi, situasi sekarang sangat relevan bagi presiden untuk menerbitkan Perppu.

"Bisa saja presiden membuat undang-undang (revisi UU KPK), tapi apakah sesuai dengan mekanisme dalam UU nomor 12 tahun 2011 (UU tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan), itu yang kita sayangkan. DPR tidak suportif dengan agenda pemberantasan korupsi," terangnya.

Fajri mengamati bahwa sebenarnya presiden sudah menangkap bahwa revisi UU KPK ini merupakan sebuah masalah, sehingga kemudian muncul wacana menerbitkan Perppu.

Akan tetapi, lanjut Fajri, setelah munculnya dinamika dari orang-orang dan elite parpol di lingkaran Jokowi yang dengan tegas menolak, ada kegundahan dan ketidakpercayaan diri pada Jokowi.

"Apalagi setelah ada ancaman yang sangat tidak beralasan kalau Perppu disahkan maka presiden melakukan hal yang inkonstitusional dan berakhir pada pemakzulan," jelas Fajri.


Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

UPDATE

Emas Jadi Primadona Investor di Tengah Krisis Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 | 07:48

Istri Nicolas Maduro Cedera Serius Saat Penangkapan, Sidang Ditunda

Selasa, 06 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa Cetak Sejarah: STOXX 600 Tembus Level 600 untuk Pertama Kali

Selasa, 06 Januari 2026 | 07:27

Maduro di Persidangan AS: Saya Bukan Orang Jahat

Selasa, 06 Januari 2026 | 07:15

Sisa Optimisme

Selasa, 06 Januari 2026 | 07:05

Konflik Venezuela Dipastikan Tak Ganggu Stok Bahan Bakar Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 07:02

Dugaan Kasus Penghinaan Pandji Pragiwaksono ke Adat Toraja Jangan Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 06:40

Keonaran Dunia: Demokrasi, Riba, dan Energi

Selasa, 06 Januari 2026 | 06:25

Penetapan Diskon 60 Persen Tarif Peti Kemas di Tanjung Priok Diperpanjang

Selasa, 06 Januari 2026 | 05:55

Gugatan Kuota Internet Hangus ke MK Banjir Dukungan Warganet

Selasa, 06 Januari 2026 | 05:33

Selengkapnya