Berita

Aksi polisi menyamar sebagai driver ojol untuk meringkus pengedar narkoba di Malang/RMOLJatim

Hukum

"Driver Ojol" Ringkus Pengedar Narkoba Di Malang

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 03:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nekat menjual narkoba, seorang pemuda di Malang akhirnya harus berhadapan dengan hukum. Pengedar narkoba ini berhasil diringkus dengan "bantuan driver ojek online".
Adalah Muhamad Hafi alias Mulyadi (23) yang diringkus Unit Reskrim Polsek Wagir Polres Malang, Jumat (4/10) kemarin. Dia tertangkap tangan melakukan transaksi narkotika jenis "double L".

Pemuda asal Jalan MT Hariyono, Desa Sonosari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang ini pun diamankan bersama ransel berisikan 4.000 butir pil double L siap edar.

Yang cukup unik, dalam penangkapan tersebut anggota kepolisian menyamar menjadi driver ojek online (ojol).

Yang cukup unik, dalam penangkapan tersebut anggota kepolisian menyamar menjadi driver ojek online (ojol).

"Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat pada hari Jumat pukul 20.00 WIB, kami pun dapat meringkus pelaku sekitar pukul 21.30 di Ngajum. Dan mengamankan barang bukti seperti tas ransel, uang tunai 430.000 dan sebuah hp milik pelaku," ujar Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih pada Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (5/10).

Lebih lanjut Sri Widyaningsih mengatakan, pelaku dan barang bukti yang diamankan oleh Polsek Wagir akan diproses lebih lanjut.

Sementara pelaku terancam dikenakan Pasal 196 sub Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya