Berita

Gedung KPK/Net

Politik

Bahaya Jika Dewan Pengawas KPK Dipilih Langsung Oleh Jokowi

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 16:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Gerindra bakal dukung Presiden Joko Widodo jika menerbitkan Perppu KPK yang mengatur dewan pengawas.

Hal ini diungkapkan anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Supratman Andi Agtas. Meski begitu, Gerindra tak akan membiarkan dewan pengawas dipilih langsung oleh presiden.

"Silahkan presiden timbang karena buat kami Gerindra kalau presiden mengambil keputusan mengeluarkan Perppu KPK terkait dewan pengawas, tapi tidak boleh diangkat oleh presiden langsung tapi lewat fit and propertest di DPR," ucap Supratman Andi Agtas kepada wartawan di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat pada Sabtu (5/10).


Supratman menambahkan, dewan pengawas tidak boleh diberikan kewenangan luas terhadap UU KPK.

"Sekarang kalau dianggap sesuatu yang melanggar kan bisa presiden menyampaikan di legislatif. Review ini harus dimasukkan kembali," tuturnya.

"Selama ini komisioner (KPK) sebagai penyidik dan penuntut umum kan tidak menggunakan hal itu. Dan tidak pernah menyidik dan menuntut secara langsung. Sekarang sudah ada di dewan pengawas," lanjutnya.

Jika dewan pengawas dipilih oleh presiden, lanjut Supratman, maka akan menimbulkan bahaya bagi para lawan politiknya yang tidak sejalan dengan pemerintah.

"Itu bisa bahaya. Bahaya bisa melibas kepada lawan-lawan politiknya. Belum tentu pak Jokowi (bisa disetir) karena kita yakin pak Jokowi tidak melakukan, tapi pemerintah yang akan datang kan berbahaya," pungkasnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya