Berita

Analis politik dari Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Pengamat: Gerindra Faktor Utama Mandeknya Penyusunan Kabinet

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Gerindra dikabarkan mendapat jatah kursi menteri lebih lantaran Ahmad Muzani tidak jadi ketua MPR RI. Gerindra mengalah dan ahirnya kursi ketua MPR menjadi milik Partai Golkar (Bambang Soesatyo).

Setelah pemilihan pimpinan DPR dan MPR selesai, Presiden petahana Jokowi bersama parpol pendukung sedang fokus menggodok susunan Kabinet Kerja jilid II.

Analis politik dari Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah menyampaikan, skema masuknya Gerindra dalam kabinet kerja Jokowi-Maruf merupakan penyumbang lambatnya penyusunan kabinet. Diketahui, Jokowi-Maruf sudah dilantik pada 20 Oktober mendatang.


"Jika benar Gerindra ikut serta dalam pemerintahan, bisa saja ini pilihan sulit bagi Jokowi karena tentu pertentangan internal koalisi petahana juga menguat," ungkap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/10).

"Bisa saja, karena tentu proses kesepakatan lebih lama dengan masuknya parpol di luar mitra koalisi," tambahnya.

Menurut Dedi, masuknya Gerindra akan berdampak buruk bagi keharmonisan partai koalisi Jokowi. Hal itu sudah terbukti dengan hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.

"Rasanya, masuknya Gerindra akan bertukar dengan keluarnya salah satu mitra koalisi Jokowi, atau paling tidak kondisinya mempengaruhi keharmonian koalisi," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya