Berita

Mega bersama Surya Paloh/Net

Politik

Mega Dan Paloh Teman Lama, Sebentar Lagi Akur

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 16:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kabar ketidakharmonisan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dinilai tidak akan mengubah peta dukungan terhadap Joko Widodo.

Ketidakharmonis kedua tokoh itu bermula saat pelantikan pimpinan DPR periode 2019-2024 Selasa 91/10) lalu itu, Mega tidak mengindahkan Paloh. Bahkan Mega melewati Paloh tanpa bersalaman.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyebut ketegangan Mega Paloh tidka akan berdampak keluarnya Nasdem dari koalisi. Menurut Adi, Megawati dan Aploh adalah teman lama, sehingga sikap tidak acuh Mega hanyalah bersifat sesaat saja.


"Surya Paloh sama Mega itu kan teman lama, biasalah hubungannya kadang up and down, turun naik tergantung perkembangan dan situasi politik. Nanti akan kembali cair, akur lagi," kata Adi kepada Kantor Beirta Politik RMOL, Jumat (4/10).

Pengajar di UIN Syarif Hidayatullah itu menjelaskan, ketegangan Mega dan Paloh berawal dari dua pertemuan diantara di Teuku Umar Megawati menjamu Prabowo, di saat yang sama Surya Paloh mengundang Anies Baswedan. Bahkan saat itu, Paloh kerap bertemu 4 petinggi partai koalisi Jokowi.

Adi menyebutkan, dinamika politik di Indonesia tidak mudah ditebak. Namun demikian, politik pertemanan yang sudah dibangun oleh kalangan elite akan sangat membantu proses mencairkan suasana politik.

"Ini kan awalnya cuma beda pendapat saja, Mega ingin Gerindra merapat ke Jokowi, sedangkan Paloh sejak awal ingin yang kalah jadi oposisi. beda pendapat biasa saja," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya