Berita

Gembong Warsono/Net

Nusantara

Tidak Sejalan Dengan Prestasi, PDIP Tolak Kenaikan Anggaran Tim Gubernur Anies

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 11:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan kenaikan anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bentukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari Rp 19 miliar menjadi Rp 26,5 miliar mendapat banyak kritikan.

DPRD DKI Jakarta menilai TGUPP yang masuk dalam Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) DKI 2020 tidak sepenuhnya transparan.

Bahkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono menyatakan, penaikan anggaran TGUPP sia-sia karena tidak sejalan dengan prestasi dan kinerja tim bentukan Anies itu kepada masyarakat.


"Sebaiknya anggaran TGUPP didrop saja, kalaupun tetap harus ada TGUPP, maka alokasi anggaran melekat pada anggaran operasional gubernur, sehingga tidak membebani APBD," kata Gembong, Jumat (4/10).

Gembong mengatakan TGUPP menghabiskan banyak anggaran dari APBD DKI, namun untuk pelaporan dan pertanggungjawaban Gubernur DKI tidak transparan.

Anggaran TGUPP KUAPPAS 2020 sendiri terbungkus dalam mata anggaran milik Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Untuk diketahui, mata anggaran KUAPPAS DKI Jakarta 2020 yang dikirim ke DPRD DKI mencatat usulan kenaikan anggaran TGUPP menjadi Rp 26.572.982.000 (Rp 26,57 miliar).

Dikutip dari apbd.jakarta.go.id, anggaran ini jauh lebih tinggi dari anggaran TGUPP pada APBD-Perubahan 2019, yakni Rp 18,9 miliar.

Anggaran TGUPP mengalami kecenderungan peningkatan sejak pembentukannya pada 2017. Pada APBD 2017, anggarannya Rp 1,69 miliar. Jumlah itu turun menjadi Rp 1 miliar dalam APBD-Perubahan 2017.

Anggaran TGUPP lantas meroket pada APBD DKI 2018 menjadi Rp 19,8 miliar. Pada APBD-P DKI 2018, anggarannya dikoreksi menjadi Rp 16,2 miliar. Pada APBD DKI 2019, TGUPP meraup Rp 19,8 miliar, yang kemudian direvisi dalam APBD-P DKI 2019 menjadi Rp 18,99 miliar.

Sesuai Pergub 187/2017, keanggotaan TGUPP dibatasi sebanyak 73 orang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya