Berita

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Asep Adi Saputra/RMOL

Presisi

Rusuh Wamena, Polisi Tersangkakan Tujuh Orang

KAMIS, 03 OKTOBER 2019 | 17:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Polda Papua resmi menetapkan dua tersangka lagi dalam kerusuhan yang terjadi di Wamena, Jayawijaya, Papua. Sehingga saat ini total sudah ada tujuh orang yang dijadikan sebagai tersangka.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, jajarannya terus melakukan pengembangan terhadap kasus kerusuhan tersebut lantaran kuat dugaan para tersangka merupakan kelompok Komite Nasional Pembebasan Papua Barat (KNPB) dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"7 tersangka yang diduga sebagai pelaku kerusuhan sudah ditetapkan proses pengamanan dan terus dikembangkan," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).


Asep menuturkan, konsentrasi aparat TNI-Polri saat ini selain penegakan hukum, juga sedang melakukan pemulihan di wilayah tersebut.

"Upaya yang dilakukan secara sinergi Polri-TNI sampai hari ini kami melakukan upaya pemulihan keamanan, sekaligus upaya penegakan hukum terhadap orang-orang yang terlibat," ujar Asep.

Sebelumnya, polisi menetapkan lima orang tersangka dalam kasus tersebut. Namun, kelima pelaku itu bukan merupakan warga asli Wamena.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyebut United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) adalah dalang dibalik gejolak di Wamena, Jayawijaya.

"Dugaan dalang kerusuhan di Jayapura itu lebih kompleks. Untuk di Jayapura ada ULMWP yang berkomunikasi dengan KNPB. Nah KNPB memanfaatkan AMP. AMP ini AMP yang exodus, yang melakukan tindakan serang kepada aparat," kata Dedi kepada wartawan, Selasa (24/9) lalu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya