Berita

Ilustrasi Kebakaran hutan/Net

Presisi

Terkait Karhutla, Bupati Pelalawan Penuhi Panggilan Bareskrim

KAMIS, 03 OKTOBER 2019 | 10:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Bupati Pelalawan Muhammad Harrris memenuhi panggilan DIrektur Tindak Pidan tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran. Dia diperiksa terkait maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

Harrris tiba di Bareskrim pukul 09.15 WIB. Dia enggan berkomentar banyak soal pemeriksaannya.

“Saya hanya memberikan klarifikasi. Selama ini pembukaan izin lahan bukan dari saya tapi dari LHK (Kementerian  Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” kata Harris langusung masuk ke gedung Awaluddin Djamin, Bareskrim, Kamis (3/10).


Sebelumnya, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran mengatakan, alasan pemanggilan karena titik terparah Karhutla paling banyak di Pelalawan. Bahkan Presiden Joko Widodo sudah 2 kali berkunjung ke lokasi tersebut.

“Hotspotnya banyak. Presiden hampir 2 kali ke situ datang. Titik apinya banyak, yang parah di situ,” ujar Fadil.

Penyidik Bareskrim akan bertanya soal izin membuka lahan kepada Bupati Pelalawan, termasuk proses pengawasan terhadap perusahaan yang tak memiliki pencegahan kebakaran lahan.

Menurut Fadil, pemda juga memiliki kewajiban untuk mengawasi pembukaan lahan di wilayahnya. Sinergitas pemda dan pemerintah pusat sangat diperlukan.

“Kepala daerah kita dorong pro aktif, bahwa ada kewajiban pendataan. Ini yang mungkin ruang ini kurang dapat porsi,” ungkapnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya