Berita

Dialog lintas agama antara Indonesia dan Norwegia/Repro

Dunia

Indonesia-Norwegia Gelar Dialog Lintas Agama Dan Lintas Media Jilid I

KAMIS, 03 OKTOBER 2019 | 04:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hubungan kerja sama antara Indonesia dan Norwegia di bidang kemanusiaan dan perdamaian makin erat dengan diselenggarakannya dialog lintas agama dan media yang diselenggarakan 30 September-1 Oktober 2019 di Oslo, Norwegia.

“Indonesia dan Norwegia sebelumnya telah punya dialog HAM yang monumental dan sangat konstruktif bagi kedua negara. Ini ditingkatkan dengan kegiatan dialog lintas agama dan media. Isu HAM dan peningkatan kultur toleransi memang salah satu fokus kerja sama bilateral kedua negara,” jelas Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri yang bertindak sebagai Ketua Delegasi RI, Cecep Herawan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (2/10).

Dialog diikuti oleh delegasi yang terdiri dari wakil pemerintah, pemuka agama, intelektual, dan pelaku media dari kedua negara. Bertindak sebagai tuan rumah adalah Norwegian Centre for Human Rights sebagai bagian dari University of Oslo.


Dutabesar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis berharap, kegiatan dialog lintas agama dapat menjamin keberlangsungan masyarakat majemuk, baik dalam hal keberagamaan maupun kebangsaan.

"Pada akhirnya diharapkan dapat dicapai perdamaian abadi,” tutur Todung dalam sambutannya.

Di sisi lain, Dutabesar untuk isu Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Norwegia, Jostein Leiro menjelaskan, kesempatan berdialog memiliki peran penting dalam membangun pengertian dan menangkal prasangka-prasangka buruk satu sama lain.

Dalam forum ini tak hanya membahas isu yang berkembang di kedua negara, melainkan juga di tingkat global, seperti pengelolaan masyarakat majemuk, pencegahan berkembangnya intoleransi dan ekstremisme disertai kekerasan, kebebasan pers dan tanggung jawab media, serta penggunaan perangkat siber untuk penyebaran paham ekstrem, radikal, dan ujaran kebencian.

Pembicara dari Indonesia pada forum dialog tersebut antara lain utusan khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban, Prof. Syafiq Mughni; Pendeta Gomar Gultom dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia; Agus Sudibyo dari Dewan Pers Indonesia; Jati Savitri dari Media Group; dan Rudi Sukandar dari The Habibie Centre.

Sementara, pembicara dari Norwegia antara lain Gunar Stalsett dari Religions for Peace; Senaid Kobilicia dari Muslim Dialogue Network; Inggrid Rosendorf Joys dari Cooperation Council for Religion and Life Stance Communities; Bente Sandvig dari Norwegian Humanist Association; Shoaib Sultan dari Anti-Racist Centre; Gunnar Kagge dari Aftenposten/Norwegian Press Complaint Commission; Elisabeth Eide dari OsloMet; serta perwakilan dari Kementerian Keadilan dan Keamanan Publik, Kementerian Dalam Negeri dan Modernisasi, serta Kementerian Kebudayaan.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya