Berita

Penyerahan puluhan senjata eks kombatan/Ist

Dunia

Satgas TNI Monusco Berhasil Dapatkan Puluhan Senjata Eks Kombatan Kabege

KAMIS, 03 OKTOBER 2019 | 03:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Puluhan pucuk senjata berhasil diperoleh Satgas Kontingen Garuda (Konga) NI XXXIX-A RDB/MONUSCO dari eks kombatan kelompok bersenjata Kabege di markas Indo RDB, Kalemie, Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco, Kolonel Inf Dwi Sasongko, menjelaskan, ada 48 pucuk senjata yang terdiri dari, 41 pucuk AK-47, 1 pucuk Mortir 60 LR, 2 pucuk Machine Gun, 2 pucuk RPG, 2 pucuk senjata Arquebus, 1 buah granat, ratusan butir munisi, ratusan busur, dan ribuan anak panah.

Menurutnya, hal itu merupakan tugas Satgas di bawah bendera PBB untuk melaksanakan misi perdamaian di Republik Demokratik Kongo.


"Dalam melaksanakan tugas dengan menganut sistem terbaru, yaitu United Nations Peacekeeping Capability Readiness System (UNPCRS) sesuai mandat PBB, yaitu protection of civilian, pendekatan civil and military coordination (Cimic) merupakan ujung tombak yang ampuh dalam rangka menggalang dan melaksanakan pendekatan kepada warga masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (2/10).

Dijelaskan, Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco merupakan satgas batalyon gerak cepat pertama yang berasal dari Indonesia di bawah bendera PBB dengan kekuatan satu batalyon sebanyak 850 personel terbaik dan terpilih, termasuk 23 prajurit wanita TNI terdiri dari gabungan tiga matra.

Saat ini, kata dia, telah terdata sebanyak 1.127 pria dan 316 wanita eks kombatan telah menyerahkan diri dan menginginkan hidup damai serta berdampingan seperti warga masyarakat lainnya.

Ia pun menyebut pendekatan komunikasi dan kemampuan bersinergi dengan warga masyarakat serta aparat pemerintah setempat telah membuahkan hasil. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya warga eks kombatan dari berbagai kelompok bersenjata yang sukarela menyerahkan peralatan perang.

"Penyerahan peralatan perang berupa senjata, busur, panah dan senjata tajam lainnya diberikan secara sukarela,” jelas Kolonel Inf Dwi Sasongko.

Senjata yang telah diserahkan tersebut selanjutnya akan diproses dan ditindaklanjuti oleh Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDR-RR) Monusco.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya