Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Megawati Seharusnya Tetap Jaga Panggung Depan

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 18:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bahasa tubuh para tokoh memiliki makna dan pesan penting dalam komunikasi politik. Tak terkecuali yang diperlihatkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang enggan bersalaman dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Begitu terang pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/10).  Pangi menilai sikap Mega itu tidak lepas pada kondisi politik yang tengah terjadi di internal pendukung Joko Widodo.

"Saya pikir Bu Mega punya cara sendiri untuk memperlihatkan ketidaksukaannya ataupun bargaining politik serta menunjukan tidak lagi memiliki chemistry," ungkapnya.


Namun demikian, direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu menilai sikap Mega justru merugikan citranya sebagai seorang negarawan. Presiden kelima RI itu, sambung Pangi, seharusnya tidak menampilkan panggung belakang ke depan publik.

"Walaupun itu bagian bargaining, tapi panggung depan itu harus tetap dijaga agar tidak terlalu kelihatan. Di sini Megawati agak sedikit gagal mengelola panggung depan," paparnya.

Lebih lanjut, Pangi memang mencermati bahwa Mega selalu menampilkan ketidaksukaan secara blak-blakan jika berkonflik dengan seseorang. Seperti yang ditunjukkan Mega dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kita bisa liat hubungan dengan SBY sampai sekarang, itu masih terasa. Kini beliau mulai tidak nyaman dengan SP, komunikasi tidak jalan atau merasa tersinggung atau juga karena ada faktor politik lain yang ingin dia sampaikan, " pungkasnya. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya