Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Presisi

Ada Nomor Polisi Di Grup WA Pelajar STM, Polri: Ini Propaganda Anonimus

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 15:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Beredarnya foto hasil tangkap layar grup Whatsapp (WA) yang berisi isi chat pelajar STM lakukan aksi unjuk rasa pada Senin lalu (30/9) menggegerkan media sosial.

Bukan tanpa alasan, ada dugaan nomor milik anggota polisi ikut masuk dalam grup WA pelajar STM.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, hal ini merupakan propaganda yang dibangun oleh kelompok-kelompok anonimus.


“Kita paham betul apa yang ada di media sosial itu, karena sebagian besar adalah anonimus, narasi-narasi yang dibangun adalah narasi propaganda,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/10).

Dedi menambahkan, untuk itu jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditipidsiber) Bareskrim sudah melakukan profiling terhadap akun-akun di sosial media yang menyebarkan narasi propganda yang sifatnya provokarif.

Pada akhirnya, lanjut Dedi, narasi yang digunakan bersifat provokatif itu sengaja dibuat dan disebarkan untuk membuat kegaduhan di masyarakat.

"Belum bisa dipastikan, kalau itu anggota polisi pun kan belum bisa dipastikan betul anggota atau bukan, dan narasinya saya belum baca, ada unsur perbuatan pidananya nggak. Kalau enggak ada perbuatan pidana, nanti jajaran multimedia akan membuat literasi digital agar masyarakat betul-betul cerdas dan bijak menggunakan sosmed," pungkas Dedi.

Sebelumnya viral di Twitter yang mengungkap tangkapan layar Whatsapp grup anak STM. Di dalam grup itu, beberapa anggota grup menagih uang lantaran sudah mengikuti demo dan membuat kericuhan. Lantas, salah seorang nitizen membongkar bahwa nomor-nomor yang ada di dalam grup tersebut merupakan milik anggota kepolisian.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya