Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Amankan Pelantikan DPR Dan DPD, Polda Metro Kerahkan 26 Ribu Personel Gabungan

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 09:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 26 ribu aparat TNI-Polri dikerahkan dalam pengamanan pelantikan anggota DPR RI dan DPD RI di Gedung MPR/DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta pada Selasa (1/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya mengerahkan 26 ribu aparat gabungan dari unsur TNI-Polri dan unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengamankan jalannya proses pelantikan di Gedung DPR RI.

"Sama (kaya kemarin) 26 ribu (petugas) gabungan," singkat Kombes Pol Argo Yuwono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/10).


Sebanyak 26 ribu personel gabungan tersebut disiagakan di sekitaran Gedung DPR RI untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Bahkan, polisi pun telah mengantisipasi adanya massa aksi unjuk rasa yang ingin menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR RI.

Polisi pun masih melakukan pola pengamanan yang sama seperti massa aksi sebelumnya. Yakni membuat pengalihan arus lalu lintas di Jalan Gatot Soebroto. Bahkan, sebanyak empat pembatas Jalan atau barrier baja sejak di bawah Flyover Jalan Gerbang Pemuda hingga ke Jembatan Slipi, Jakarta Barat.

Pada saat pelantikan DPR RI dan DPD RI, ribuan mahasiswa berencana akan melakukan aksi demonstrasi untuk mengawal proses pelantikan terhadap wakil rakyat yang baru periode 2019-2024.

Ribuan mahasiswa akan kembali aksi untuk menolak UU KPK dan mendesak agar segera dikeluarkan Perppu KPK. Selain itu mereka juga meminta agar RUU yang kontroversial segera dibatalkan dan kembali dibahas dengan melibatkan akademisi dan unsur masyarakat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya