Berita

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Din Syamsuddin/Net

Politik

Pemerintah Lamban dan Alpa Cegah Kerusuhan Papua

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 19:05 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Pemerintah Joko Widodo dianggap lamban mencegah kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua.

Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Din Syamsuddin. Menurutnya, meninggalnya puluhan orang di Wamena seharusnya bisa dicegah.

"Peristiwa Wamena yang menimbulkan puluhan orang kehilangan jiwa seyogyanya dapat dicegah," tutur Din lewat keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita RMOL, Senin (30/9).


Din menambahkan, lambannya pemerintah saat menghadapi kondisi di Wamena sehingga menyulut "perang saudara".

"Tapi kelambanan dan kealpaan negara dalam mengatasi dan mengantisipasi keadaan telah menyulut “perang saudara” di antara sesama anak bangsa," sesalnya.

"Hal mana mendorong disintegrasi sosial dan potensial meruntuhkan negara Bhineka Tunggal Ika," pungkasnya.

Sebelumnya, 33 orang meninggal dunia ratusan rumah serta kantor pemerintahan juga hancur akibat peristiwa kekerasan di Wamena.

Presiden Jokowi sendiri sudah mengucapkan duka citanya.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 33 orang warga dalam peristiwa kekerasan di Wamena," cuit Jokowi lewat akun Twitternya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya