Berita

Syaiful Bahri wanti-wanti mahasiswa untuk tidak disusupi provokator/Istimewa

Politik

Komisi I DPR: Silakan Demo, Tapi Awas Ada Penyusup

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 09:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi demontrasi yang dilakukan oleh elemen mahasiswa masih terus terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Anggota Komisi I DPR RI, Syaiful Bahri Anshori pun mewanti-wanti para mahasiswa karena aksi mereka rawan disusupi.

"Saya sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan mahasiswa saat ini yang mengkritisi beberapa RUU yang telah dibahas oleh DPR. Tapi mereka harus waspada agar tak ada penumpang gelap," kata Syaiful di Jakarta, Senin (30/9).

Menurut Syaiful, di dalam negara demokrasi, penyampaian pendapat di muka umum dijamin oleh Undang-undang. Publik memang punya hak untuk menyampaikan aspirasinya.


"Yang tidak boleh dilakukan adalah demo yang anarkis, yang mengarah pada tindakan-tindakan melawan hukum," tambahnya.

Selain itu, Syaiful juga meminta kepada seluruh elite politik untuk tidak memperkeruh suasana. Agar demo mahasiswa ini bisa berjalan dengan kondusif.

Demi situasi keamanan tetap terjaga, Syaiful pun mengingatkan semua pihak untuk tidak melakukan provokasi. Karena hal ini sangat rentan menimbulkan kerusuhan.

Politikus PKB ini juga meminta kepada aparat penegak hukum bertindak tegas jika ada tindakan yang berlawanan dengan hukum saat melakukan aksi.

"Saya minta kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, jika ada aksi demonstrasi yang mengarah pada tindakan yang melawan hukum," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya