Berita

Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Hasibuan/Net

Hukum

Lemkapi Yakin Polri Bisa Ungkap Penembak Misterius Mahasiswa Di Kendari

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 10:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyambut baik tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavin untuk mengusut kasus penembakan terhadap mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Kami berpandangan, tim ini begitu penting untuk mengusut siapa yang melakukan pemembakan terhadap mahasiswa," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Hasibuan di Jakarta, Sabtu (28/9).

Menurut mantan anggota Kompolnas ini, sejak awal Kapolri sudah memerintah seluruh jajaran polisi tidak diizinkan menggunakan senjata api baik itu berpeluru karet atau peluru tajam.


Untuk itu pihaknya meminta semua pihak sabar menunggu tim dari lapangan. Siapa saja yang melakukan penembakan terhadap mahasiswa tidak dapat dibenarkan.

"Kami berpandangan semua pertanyaan ini bisa dijawab tim yang beranggotakan para pengawas internal dan tim puslabfor ini," ungkap pakar hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Edi berkeyakinan tim khusus bentukan Kapolri ini akan berhasil mengungkap siapapun pelaku penembakan misterius terhadap mahasiswa tersebut.

"Siapapun yang terbukti terlibat menembak mahasiswa harus diproses dan diberikan hukuman tegas," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya