Berita

Koordinator Gerakan BEM Jakarta, Abdul Hakim El /Ist

Politik

Mahasiswa Perlu Bersatu Bahas Poin Krusial RUU KUHP

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 02:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mahasiswa perlu satu suara dalam menyampaikan penolakan terhadap RUU KUHP. Atas alasan itu, Gerakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jakarta mengajak mahasiswa untuk melakukan pembahasan bersama.

Koordinator Gerakan BEM Jakarta, Abdul Hakim El menegaskan bahwa kajian bersama penting untuk menentukan poin-poin krusial yang harus dikoreksi.

“Mari kita duduk sama-sama untuk melakukan kajian khusus terkait dengan RUU KUHP," kata Abdul dalam diskusi bertajuk 'Kaji RKUHP dan RUU Kontroversi' di Longblack Cafe, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/9)


Sejauh ini, urainya, ada 13 kampus yang sudah bergabung untuk membahas RUU KUHP bersama Gerakan BEM Jakarta. Di antaranya BEM UIJ, BEM Az-Zahra, BEM STEBANK,  BEMF Hukum UNAY, BEM UIC, BEM Tantular, dan BEM Unusia. Kemudian BEMF Borobudur, BEM UMB, BEMF Hukum UBK, BEM STMIK Jayakarta, dan BEM Perbanas Institute.

Dia berharap ada kampus lain yang bergabung dalam pembahasan ini, sehingga seluruh mahasiswa yang terlibat dalam aksi memiliki pendapat dan tujuan yang sama tentang RUU KUHP.

“Mari kita bersatu dan kita kritisi poin-poin krusialnya,” tutup Abdul.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya