Berita

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo/RMOL

Presisi

Tunggu Hasil Autopsi, Polri Belum Simpulkan Penyebab Kematian Mahasiswa Sultra

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 21:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri akan mendalami kasus tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo berinisial R (21) saat berunjuk rasa di DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya akan melakukan autopsi kepada korban.

"Kita akan dalami dan selidiki, apakah betul mahasiswa tersebut luka tembak. Saat ini korban sedang diautopsi di RSUD Abu Nawas, untuk mencari penyebab utama kematian secara ilmiah,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (26/9).


Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menegaskan, selama mengawal dan menjaga aksi, personel Polri tidak dibekali dengan senjata mematikan seperti senjaya api dengan peluru tajam.

"Hanya water cannon, gas air mata dan tameng sebagai pelindung diri untuk menghadapi para perusuh," tegasnya.

Lebih lanjut Dedi menuturkan, Polri belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya korban.

“Masih menunggu hasil autopsi dulu karena belum tentu luka karena senjata api,” tegasnya.

Kalaupun betul korba terkena peluru tajam, lanjut Dedi, maka proses pembuktian melalui hasil uji balistik untuk menentukan jenis senjatanya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya