Berita

Presiden Jokowi dan Sri Mulyani/Net

Politik

Ekonomi Bobrok, Hanya Dua Menteri Ini Yang Dianggap Pantas Kembali Dipakai Jokowi

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 08:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tak ada alasan kuat bagi Presiden Joko Widodo untuk mempertahankan sejumlah menterinya di pos ekonomi pada kabinet kerja jilid II periode mendatang.

"Teguran Presiden Jokowi ke sejumlah kementerian yang kerjanya tidak optimal merupakan indikator adanya perubahan mendasar pada pos ekonomi di kabinet kedua nanti," kata Direktur Survei and Pollling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/9).

Menurutnya, pelemahan rupiah dan defisit neraca perdagangan yang terjadi sudah cukup menjadi catatan penting Jokowi untuk mengevaluasi para menterinya.


"Ekspor dan investasi masih jauh dari target. Belum lagi penerimaan pajak juga tidak maksimal yang berkontribusi terhadap pemangkasan belanja dalam APBN. Ini contoh persoalan yang harus diberi solusi tepat," sambungnya.

Perombakan menteri juga penting dilakukan jika presiden benar-benar ingin mengubah fokus pembangunan dari infrastruktur ke sumber daya manusia.

Oleh karena itu, kata dia, pergantian figur di pos kementrian ekonomi sangat penting dilakukan, seperti Menteri Koordinator Perekonomian, Perhubungan, BKPM, ESDM, BUMN,  ESDM, dan Perdagangan.

"Besar kemumgkinan hanya Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto yang tetap bertahan, bisa di pos kementrian yang sama ataupun berbeda," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya