Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo/NET

Politik

Polda Metro Cari Anggota Yang Intimidasi Wartawan

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 16:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Polda Metro Jaya akan menindak anggota polisi yang berusaha menghalangi dan mengintimidasi wartawan saat sedang merekam aksi pemukulan oknum polisi terhadap mahasiswa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengaku, pihaknya akan berkoordinasi dengan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mencari identitas anggota yang mengintimidasi wartawan Kompas.com bernama Ajeng di dalam gedung Jakarta Convention Center (JCC).

"Kita koordinasi dengan Propam baru mau koordinasi," ucap Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (25/9).


Argo menambahkan, anggota polisi dilarang mengintimidasi wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistik.

"Anggota tidak boleh untuk menghalangi media mengambil gambar. Silakan saja mengambil gambar pada setiap kegiatan di tempat publik," tegas Argo.

Diketahui, seorang wartawan dari media daring Kompas.com, Ajeng mengaku diintimidasi oleh seorang anggota polisi.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 19:00 WIB saat sedang merekam video penangkapan massa aksi dari dalam Gedung JCC.

"Saya lihat ada tiga orang yang digiring polisi. Pertama, seorang pria yang mungkin usianya sudah di atas 30 tahun mengenakan kaos dan celana panjang. Tubuhnya sudah lunglai dan dipapah secara kasar oleh polisi. Saya merekam itu dari balik dinding kaca JCC," jelas Ajeng saat dikonfirmasi, Rabu (25/9).

Seketika, seorang pejabat polisi meminta Ajeng untuk tidak merekam aksi penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian.

"Tiba-tiba ada seorang pejabat polisi yang meminta saya berhenti merekam. Saya bilang saya wartawan dan saya berhak (merekam video penangkapan)," katanya.

Namun, polisi tersebut tak memperdulikan Ajeng dan malah meminta untuk menghapus video tersebut.

"Polisi itu tak peduli dan marah ke saya. Saya teriaki balik kalau saya dilindungi UU Pers. Dia tetap memaksa hapus, tapi saya tolak dan saya berjalan pergi keluar," jelasnya.

Tak sampai disitu, Ajeng pun kembali melihat seseorang yang diseret oleh aparat kepolisian. Bahkan orang tersebut digebukin, ditendang dan diinjak. Melihat itu, Ajeng sontak merekam aksi represif anggota polisi tersebut.

"Salah seorang komandannya meminta saya untuk menghapus. Ponsel saya dicoba rampas, namun saya segera memasukannya ke balik pakaian dalam. Tas saya ditarik, tangan saya ditarik, mereka nyaris menyerang sampai akhirnya komandannya itu melindungi saya dan membawa saya ke dalam JCC. Saya diminta menghapus video dan diminta mengerti bahwa pasukan Brimob sedang mengamuk," papar Ajeng.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya