Berita

Banyak korban dari pihak mahasiswa saat demo di depan DPR berakhir ricuh/RMOL

Politik

Alami Luka Parah Di Kepala Dan Bahu, Mahasiswa Al Azhar Indonesia Masih Dirawat Intensif Di RS Pelni

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 09:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bentrokan dalam unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR RI mengakibatkan banyak korban di pihak mahasiswa. Bahkan salah satunya sempat dikabarkan telah meninggal dunia.

Seperti kabar yang beredar di media sosial pada Rabu (25/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Kabar tersebut menyebutkan kalau Faisal Amir (21), mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia semester 7, telah meninggal dunia akibat luka-luka yang dialami saat terjadi bentrokan.

Namun, kabar ini dibantah oleh Himawan Sutanto. Sampai pukul 09.00 WIB, kondisi Faisal, disebut Himawan masih dalam perawatan intensif di RS Pelni, Petamburan, Jakarta.


"Memang sempat beredar kabar soal Faisal, tapi soal meninggal itu belum bisa dikonfirmasi. Yang bisa saya konfirmasikan, fix dia masih dirawat di rumah sakit," terang Himawan, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/9).

Soal luka yang dialami korban, Himawan pun menjelaskan bahwa memang Faisal mengalami retak di tulang tengkoraknya. Pun mengalami patah tulang bahu. Diduga luka yang dialami akibat terkena pukulan benda tumpul.

"Iya, korban mengalami retak di bagian tengkorak. Bukan pecah ya. Sama bagian bahu patah. Tampaknya dia terpencar, dan kemudian ditemukan teman-temannya dalam keadaan terkapar lalu langsung dibawa ke RS Pelni," imbuh mantan aktivis ini.

Aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR pada Selasa (24/9) kemarin memang berujung ricuh. Korban dari pihak mahasiswa pun berjatuhan. Mereka kini masih ada yang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Jakarta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya