Berita

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

Serap Aspirasi RUU, Fraksi PKS Gandeng Sejumlah Ormas

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 09:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengundang sejumlah ormas Islam ke gedung DPR ri dalam rangka menyerap aspirasi dan melaporkan isu-isu strategis sejumlah RUU berkaitan dengan masalah-masalah umat.

"PKS itu partainya umat, maka sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban fraksi untuk membangun sinergitas dan akuntabilitas atas kerja-kerja PKS di parlemen, khususnya terkait pembahasan sejumlah isu strategis RUU," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (25/9).

Dalam forum tersebut, PKS memaparkan sejumlah kerja RUU Pesantren, RUU KUHP, RUU Pertanahan, dan beberapa lainnya. Dalam RUU Pesantren, pihaknya memastikan seluruh aspirasi ormas Islam agar semua jenis karakteristik pesantren masuk dan mendapat perhatian negara baik dari sisi kebijakan maupun pendanaan difasilitasi.


"Alhamdulillah usulan pesantren kitab kuning model NU, pesantren muadalah model Gontor, atau model lainnya sebagaimana diusulkan Muhammadiyah dan ormas-ormas lain diakomodir dalam RUU yang disahkan," katanya.

Soal RUU KUHP, pihaknya juga mengusulkan sejumlah pasal kesusilaan yang merupakan delik baru atau perluasan KUHP, seperti halnya pasal perzinaan.

"Delik perzinaan tidak hanya oleh pasangan yang berstatus suami istri, tapi mencakup semua jenis hubungan di luar nikah, hubungan sesama jenis atau lesbian dan homo, serta delik kumpul kebo," terang Jazuli.

Fraksi PKS juga menjadi salah satu partai yang meminta penundaan pengesahan RUU Pertanahan lantaran ketimpangan penguasaan lahan belum diakomodir secara kuat, terutama kepada buruh tani, nelayan, dan UMKM.

"Harapannya dengan pertemuan rutin dengan ormas-ormas Islam ini bukan saja menyerap aspirasi ormas dan tokoh umat tapi juga menyampaikan pertanggungjawaban atas amanah yang dititipkan kepada PKS," pungkas Jazuli.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya