Berita

Dubes RI Berlian Napitupulu/Ist

Dunia

Stan Indonesia Di Pameran Dagang Internasional Pyongyang Dipadati Pengunjung

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 11:16 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Lebih dari 300 pengunjung memadati stan Indonesia di hari pertama pembukaan Pyongyang Autumn International Trade Fair (PAITF) ke-15 di Pyongyang, Korea Utara, pada 23 September 2019.

Pameran dagang internasional ini dibuka oleh Ketua PAITF dan disaksikan Wakil Perdana Menteri Korea Utara, Ri Ryong Nam dan Wakil Menteri Ekonomi Luar Negeri Korea Utara, O Ryong Chol. PAITF akan berlangsung hingga 27 September 2019 yang diikuti oleh 350 stan dari Korea Utara dan negara lain seperti RRT, Indonesia, Mongolia, dan Vietnam.

"Saya senang bahwa tahun ini Indonesia di Korea Utara berpartisipasi pada Pameran Dagang Internasional Pyongyang. Kami menyaksikan bahwa banyak pengunjung sangat antusias melihat berbagai produk Indonesia yang dihadirkan teman-teman di stan Indonesia. Ternyata animo masyakarat Korea Utara terhadap produk Indonesia begitu tinggi. Ini merupakan peluang yang perlu dimanfaatkan oleh para pengusaha kita," ujar Duta Besar RI untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu, yang turut hadir pada pembukaan acara tersebut.


“Lebih dari 160 item produk buatan Indonesia dipamerkan di stan Indonesia antara lain produk makanan seperti aneka susu dan makanan bayi, produk kopi, kecap manis, mie instan, bumbu masakan, dan makanan ringan. Tidak hanya itu, stan Indonesia juga memajang berbagai produk non-makanan antara lain aneka sabun mandi, shampoo, kosmetik, deterjen pembersih, pewangi pakaian, sabun cuci piring, pembersih lantai, dan lainnya. Produk-produk tersebut diperoleh dari beberapa supermarket dan toko di kota Pyongyang dan Wonsan, Koraea Utara,” urai Dubes Berlian Napitupulu dalam keterangan yang diterima dari KBRI Pyongyang.

Lebih lanjut Dubes Berlian mengatakan bahwa banyak pengunjung yang sangat tertarik dengan produk rumah tangga dari Indonesia seperti deterjen, pewangi pakaian, sabun mandi, dan pembersih lantai. Para pengunjung mengakui bahwa produk Indonesia kualitasnya bagus dan harganya kompetitif. Mereka sudah begitu mengenali produk-produk rumah tangga buatan Indonesia dan ingin membeli, tapi sayangnya stan Indonesia ini hanya demo.

Dubes Berlian menambahkan bahwa tahun ini ada satu lagi stan Indonesia yang hanya memamerkan produk kopi, teh dan coklat buatan Indonesia. Produk tersebut ternyata laris manis dan dalam satu hari sepertiga produk yang dipamerkan telah ludes. Ini juga bukti bawa produk minuman Indonesia, khususnya kopi juga sangat disukai masyarakat setempat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Korea Utara dan penyelenggara PAITF yang telah mengundang Indonesia berpartisipasi pada Pameran Dagang ini. Keikutsertaan pada PAITF adalah suatu upaya untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara. Kami berharap dapat berpartisipasi lagi di pameran-pameran mendatang karena ini merupakan peluang peningkatan kerja sama bilateral yang saling menguntungkan," pungkas Dubes Berlian dalam wawancara dengan media utama Korea Utara, Korean Central News Agency.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya