Berita

Prajurit TNI bersama warga gelar tradisi adat berdarah/Dok

Nusantara

Bersama Warga, Prajurit TNI Gelar Tradisi Adat Berdarah

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 17:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Upaya untuk melestarikan budaya Suku Dayak Iban di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang bersama warga perbatasan menggelar acara tradisi adat berdarah di Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Tradisi ini dilaksanakan untuk menghibahkan lahan yang akan dijadikan tempat pemakaman Khatolik Mumput Satu Badau.

Kegiatan tersebut diawali dengan upacara meletakkan telur ayam kampung dan pemotongan ayam sebagai simbol masyarakat dayak Iban, dihadiri masyarakat dari berbagai profesi, suku dan agama.


Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Andi Hasbullah mengatakan, dengan terselenggaranya kegiatan tersebut Satgas Pamtas dapat menyatu dengan berbagai lapisan masyarakat serta melestarikan tradisi budaya di perbatasan.

Hal ini membuat prajurit sadar akan konsep Bhinneka Tunggal Ika. Dengan demikian keanekaragaman tersebut dapat menjadi suatu warna yang indah untuk Indonesia dimanapun kita berada tetap dalam satu kesatuan NKRI.

Lanjut Dansatgas, hal terpenting yang dapat dirasakan dalam kegiatan ini adalah terciptanya kemanunggalan antara Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Pks dengan seluruh lapisan masyarakat.

"Banyak tradisi adat leluhur yang dimiliki Suku Dayak Iban di perbatasan diantaranya, tradisi adat berdarah yang merupakan ritual kuno menghibahkan lahan untuk keperluan masyarakat umum," terangnya di Nanga Badau, Kapuas Hulu seperti dalam rilis Pendam XII/Tpr, Jumat (20/9).

Sementara itu, Bapak Luter selaku Kepala Adat Desa Badau mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Raider 301/Pks yang senantiasa mendampingi kegiatan adat masyarakat di perbatasan.

Kegiatan dilanjutkan dengan memanggang hewan ternak yang telah dipotong untuk dimakan bersama seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya