Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pemerintah Venezuela Gelar Meja Dialog Untuk Berdamai Dengan Oposisi

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 18:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Venezuela mulai bebenah diri. Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat Meja Dialog Nasional antara pemerintah dan oposisi yang bertujuan untuk memulihkan ekonomi dan sosial yang diambang kehancuran.

Dalam dokumen yang didapatkan Kantor Berita Politik RMOL dari Kedutaan Besar Venezuela di Jakarta, Rabu (18/9), Meja Dialog Nasional dibentuk untuk menyetujui Perjanjian Parsial Pertama oleh perwakilan pemerintah dan perwakilan oposisi dari Partai MAS (Gerakan Sosialisme), Partai Avanzada Prograsista, Partai Soluciones, serta Partai Cambiemos.

Dokumen tersebut menunjukkan pemerintah dan oposisi sepakat untuk:


1. Memperdalam dan memperluas dialog politik dan kelembagaan;
2. Menjamin proses pemilihan umum yang terbuka, bebas, dan universal;
3. Mendesak sistem peradilan melalui Komisi Kebenaran untuk kasus-kasus perampasan kebebasan;
4. Membela hak-hak historis yang sah dari Venezuela atas Guiana Esequiba;
5. Menolak penerapan sanksi ekonomi terhadap Venezuela dan menuntut pencabutannya segera; dan
6. Mengusulkan program pertukaran Minyak-untuk-Makanan, obat-obatan, dan persediaan lainnya sesuai dengan mekanisme PBB.

Sementara poin-poin tersebut telah disepakati, ada poin-poin lain yang masih digodok dalam Perjanjian Parsial selanjutnya seperti kesepakatan mekanisme pemilu, fungsi Majelis Konstituante Nasonal (ANC), hingga kesepakatan koordinasi sektor publik dan swasta.

Nantinya, Perjanjian Parsial ini juga akan disertai degan Meja Dialog Teknis khusus untuk setiap tema dalam rangka meningkatkan substansi, aplikasi, dan menyesuaikannya dengan kerangka peraturan nasional.

Dengan adanya Meja Dialog Nasonal ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar untuk bisa hidup berdampingan secara politik dan damai dari segala bentuk perbedaan yang menyebabkan penderitaan bagi rakyat Venezuela.

Di akhir, dokumen tersebut disepakati oleh perwakilan pemerintah dan oposisi. Pemerintah Republik Bolivarian Venezuela diwakili oleh: Delcy Rodriguez Gomez, Jorge Rodriguez Gomez, Aristobulo Isturiz, Jorge Arreaza Moserrat, Blanca Eckout, dan Francisco Torrealba.

Sementara dari Oposisi ditandatangani oleh: Felipe Mujica (MAS), Luis Romero (AP), Claudio Fermin (Soluciones), Timoteo Zambrano (Cambiemos), dan Pedro Veliz (Bandera Roja).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya