Berita

Suasana rapat umum pemilu yang kacau usai terjadi ledakan bom/Net

Dunia

24 Orang Tewas Saat Bom Meledak Di Rapat Umum Pemilu Afganistan

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 18:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah ledakan bom terjadi di dekat lokasi rapat umum pemilu yang dihadiri oleh Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, Selasa (17/9). Akibatnya, 24 orang tewas dan 31 orang lainnya terluka.

Arab News melaporkan, Ghani dijadwalkan berpidato dalam rapat umum pemilu di Charikar, Ibukota Provinsi Pawan bagian utara Kabul, ketika serangan itu terjadi. Meski demikian, menurut seorang stafnya, Ghani tidak mengalami luka akibat serangan tersebut.

"Perempuan dan anak-anak ada di antara mereka dan sebagian besar korban tampaknya adalah warga sipil. Ambulans masih beroperasi dan jumlah korban mungkin meningkat," ujar Kepala Rumah Sakit Provinsi, Abdul Qasim.


Sementara itu, dari penuturan pejabat pemerintah setempat, serangan tersebut merupakan sebuah upaya bom bunuh diri. Walaupun begitu, belum ada klaim dari kelompok militan apa pun yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Tak hanya Charikar, Kabul pun diketahui mendapatkan serangan serupa yang menewaskan sedikitnya tiga orang. Ambulans dan pasukan militer segera menuju ke lokasi kejadian.

Sebelumnya, para komandan Taliban telah bersumpah bakal mengintensifkan bentrokan dengan pasukan Afghanistan dan asing untuk mencegah pemilu presiden pada 28 September mendatang. Dalam pemilu tersebut, Ghani akan kembali maju untuk kedua kalinya.

Merespons ancaman ini, keamanan di rapat umum seluruh negeri telah diperketat. Namun nyatanya serangan tetap saja terjadi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya