Berita

Ahmad Muzani/Net

Publika

Sekjen Muzani Diplintir

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 00:08 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

ANTARA tahun 750 hingga 1258, Abbasid Caliphate berkuasa di Central Asia dan Middle East. A sleepy fishing village on the Tigris menjadi ibukotanya. Baghdad disebut sebagai academic jewel of the medieval world.

Arabian Nights, the tales of Ali Baba, Sinbad the Sailor, and Aladdin came from the Abbasid era.

Selain itu, mereka menemukan aljabra dan hypodermic needles sebagai alat menyingkirkan katarak di mata. Baghdad menjadi pusat astronomi tempat bintang Altair dan Aldebaran dinamakan.


Teknologi kertas yang diimpor dari China memungkinkan banyak literatur Barat di-translate ke Bahasa Arab. Di kemudian hari, The West rediscovered ancient philosophy, notably Aristotle, via Arabic translations.

Orang-orang Nasrani adalah pioneer Abbasid translation movement.

Salah satu translator yang terkenal itu bernama Patriarch Timothy I of the Church of the East. Di Era sebelumnya ada St John of Damascus (died 749) yang bekerja sebagai PNS Top di Umayyad caliphate.

Muslim, Kristen dan Yahudi hidup dalam harmoni semasa Abbasid caliphate.

Semasa Pilpres 2019, berdasarkan Islamophobia, Gerombolan Anti Prabowo-Sandi membangun deskripsi "khilafah" identik seperti ISIS. Identik dengan potong leher, close-minded, warlike, anti culture, anti persatuan, anti kebhinekkaan.

Gambaran seram ini diinjeksi ke zona-zona merah dan abangan. Mereka bilang, bila Prabowo-Sandi menang, tahlilan akan lenyap. Hukum potong tangan berlaku. Gereja-gereja ditutup. Perempuan wajib pake burqa.

Alhasil di Jawa Tengah & Timur, Bali, dan daerah-daerah basis Kristen, paslon 02 dan caleg-caleg Gerindra tumbang.

Mereka memainkan apa yang disebut American sociologist Barry Glassner dengan istilah “culture of fear” atau “climate of fear“.

Nazi leader Hermann Göring mengerti cara mengeksploitasi rasa takut itu. Maria Helena Moreira Alves found a "culture of fear" was implemented as part of political repression since 1964.

Program Perbaikan Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan yang diusung Prabowo-Sandi tidak sanggup netralisir issue "Islamophobia" tersebut. Karena tertanam dalam reptilian brain massa.

Dalam perspektif itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang keturunan Arab bicara dalam Rakornas Gekira.

Syahdan, penjelasannya diplintir Poros III dan buzzer-buzzer pencari tulang kompetitor Partai Gerindra.

Padahal selama kampanye, pimpinan Partai Gerindra seperti Sekjen Ahmad Muzani terlibat aktif berupaya menggambarkan Islam yang “rahmatan lil alamin”. Sedikit pun tidak ada tendensi sentiment anti Islam dan Khilafah yang bersifat Sunnatullah.

Element Non Muslim Gerindra berulang kali mengutip Komandan Perang Arab di Damascus, Khalid ibn al-Walid yang menyerukan deklarasi di bawah ini:

“In the name of Allah, the compassionate, the merciful. This is what Khalid ibn al-Walid would grant to the inhabitants of Damascus if he enters therein: he promises to give them security for their lives, property, and churches. Their city shall not be demolished, neither shall any Muslim be quartered in their houses. Thereunto we give them the pact of Allah and the protection of his Prophet, the caliphs, and the believers. So long as they pay the poll tax, nothing but good shall befall them.”

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya