Berita

Anggota Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo/Net

Politik

Firman Soebagyo: Presiden Saja Diawasi DPR, Apalagi KPK

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pembentukan Dewan Pengawas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan serta merta sebagai upaya pelemahan, melainkan kebutuhan yang harus dimiliki lembaga antirasuah.

"Tidak ada lembaga yang tidak ada kontrol," tegas anggota Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/9)

Firman menyayangkan adanya opini miring soal rencana revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dimana, salah satu poin yang dibahas adalah pembentukan dewan pengawas.


Dikatakan Firman, jangankan KPK sebagai lembaga, Presiden Joko Widodo sebagai kepala negara saja memiliki pengawas dalam menjalankan tugasnya mengelola negara.

"Presiden aja dikontrol oleh DPR, padahal Presiden ini mandatori daripada konstitusi, itu dikontrol oleh DPR dan DPD RI," jelasnya.

Firman mengingatkan KPK dibentuk sebagai amanat sebuah UU yang dibuat DPR bersama Pemerintah. Sehingga, tidak seharusnya KPK menolak revisi sebagai bentuk evaluasi dari DPR.

"Pemberi amanat adalah DPR karena konsekuensi dari UU itu dibentuk KPK, maka fungsi kontrol itu melekat," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya